Tipe-Tipe Vegan

Tipe-tipe Vegetarian Berdasarkan Makanan yang Dimakan

Beberapa waktu lalu, menjadi seorang vegetarian dianggap hanya ada hitam dan putih. Sekedar anda tidak makan daging, dan hanya itu. Namun, saat ini ada lebih dari 50 jenis vegetarianisme yang berbeda. Dengan banyaknya pola makan vegetarian, beberapa orang ingin lebih mengeksplorasi tingkatan menjadi vegetarian, dan beberapa diantarnya lebih tertarik pada berbagai jenis diet vegetarian daripada hanya menjadi vegetarian seutuhnya. Mereka lebih menyukai fleksibilitas dan memiliki pilihan atas apa yang mereka makan. Dalam artikel kali ini, kami akan memberi anda daftar jenis-jenis vegetarianisme yang populer saat ini.

  • Flexitarian

Jenis vegetarian ini adalah yang paling aman karena menawarkan fleksibilitas yang paling besar. Pola makan ini memang memiliki perhatian utama pada makanan nabati, tetapi memungkinkan anda untuk memasukkan daging dan produk hewani lainnya saat anda menginginkannya. Jenis diet ini sangat cocok untuk mereka yang baru mengenal vegetarian dan ingin mengurangi asupan makanan hewani mereka.

  • Pescatarian

Pescatarian adalah jenis vegetarian dimana anda makan sebagian besar pola makan nabati, namun masih memasukkan makanan laut sebagai sumber protein. Sebagian dari pescatarian juga masih mengkonsumsi susu dan telur. Menjadi seorang pescetarian juga dapat menutupi basis nutrisi anda dengan lebih mudah daripada vegetarian tradisional. Hal yang perlu anda perhatikan saat melakukan pola diet ini adalah untuk menghindari asupan ikan yang mengandung merkuri seperti ikan pedang dan tuna sirip kuning.

  • Lacto-ovo Vegetarian

Ini adalah salah satu jenis vegetarian yang paling populer dan banyak diminati. Lacto-ovo Vegetarian menghindari makanan dengan bahan daging, ikan dan unggas, namun tetap mengonsumsi produk hewani seperti telur dan susu. Jenis diet ini sangat cocok untuk anda yang ingin menjadi vegan sepenuhnya. Namun, jika anda merasa lelah dan tidak kenyang setelah makan, anda harus memperhatikan asupan nutrisi keseluruhan untuk mencukupi kebutuhan tubuh anda.

  • Pollo Vegetarian

Istilah “Pollo” diambil dari bahasa spanyol yang berarti ayam. Para pollo vegetarian biasanya memasukkan berbagai unggas dalam pola makan nabati mereka, seperti kalkun dan bebek. Tetapi mereka menghindari penggunaan daging lainnya, mereka juga mungkin tidak memilih untuk menggunakan makanan laut, telur dan susu kedalam makanan mereka. Jenis ini sangat mirip dengan flexitarian yang fleksibel. Anda dapat melakukan diet ini dengan baik dengan memilih ayam organi pilihan untuk mengurangi paparan antibiotik.

  • Vegan

Ini adalah jenis vegetarian paling tinggi dan tradisional, seluruh pola makan mereka berbasis nabati dengan tidak menggunakan produk hewani sepenuhnya dalam makanan mereka termasuk daging, ikan, unggas, susu, dan telur. Pola makan ini dapat meingkatkan kesehatan jantung anda karena pola makan vegan cenderung memiliki serat yang tinggi dan rendah lemak jenuh. Namun, untuk menjadi vegan sepenuhnya dibutuhkan perencanaan yang baik, anda harus dapat memastikan tubuh anda mendapatkan cukup protein, zat besi, kalsium, asam lemak omega-3, dan vitamin D yang cukup.